Inflasi Maret 09: 0,08%???
Sebagai bagian dari prediksi inflasi tahunan untuk tahun 2009, saya telah memprediksikan bahwa inflasi pada bulan Maret ini adalah sebesar 0,08%. Angka ini sudah dikalkulasikan di awal tahun sebagai bagian dari prediksi inflasi tahun 2009 sebesar 2,59%. Besarnya inflasi di bulan Januari meleset lumayan jauh dari prediksi, akibat dari besarnya dukungan pemerintah dan bank sentral dalam mendukung terjadinya inflasi terlebih setelah resesi terjadi di banyak negara. Setelah Januari berlalu, langkah yang diambil tidak lagi drastis. Hal ini mungkin yang menyebabkan prediksi inflasi Februari saya hampir tepat di 0,22%, dimana inflasi Februari sebenarnya berada pada 0,21%.
Bursa Efek Indonesia Punya Sistem Perdagangan Baru
Pada awal bulan ini, Bursa Efek Indonesia (IDX) mulai menggunakan sistem perdagangan terbaru yang tentunya lebih sophisticated. Sesuai dengan press release-nya, IDX menyampaikan bahwa dengan digunakannya sistem yang baru maka tingkat transaksi harian yang dapat diadopsi dalam sistem meningkat. Nama sistem tersebut adalah JATS-NextG. Sebenarnya ini adalah pengembangan dari sistem yang sebelumnya sudah digunakan selama 14 tahun, JATS. Aplikasi sistem baru ini tidak dilaksanakan secara serta merta melainkan secara bertahap dan diharapkan dapat dioperasikan secara penuh dalam waktu 2 tahun. Awalnya sistem ini akan diaplikasikan bagi perdagangan saham.
1.941 di Bulan Februari
Selama bulan Februari 2009 terdapat 1.941 pengunjung, dimana terjadi kenaikan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pada bulan Januari 2009 hanya terdapat pengunjung sebanyak 1.401. Bila dibandingkan dengan jumlah pengunjung di bulan-bulan tahun 2008, maka jumlah ini merupakan jumlah yang jauh lebih besar.
Walaupun sudah diarahkan untuk mengunjungi website terbaru saya di http://namaku-murtaza.co.cc , namun banyak juga yang masih mengunjungi blog ini. Hal ini tergolong wajar, karena ini masih masa transisi.
Hingga hari ini, pengunjung sudah mengarah untuk melebihi jumlah di bulan Januari. Selamat menikmati.
Kapan Resesi Ini Berakhir dan What Should be Done
Perkiraan resesi sudah saya sampaikan pada blog saya di murt4z4.wordpress.com . Tulisan yang disajikan bukanlah milik saya, tetapi saya mendukung prediksi yang dikemukan para pakar tersebut. Beberapa tulisan yang sudah saya muat sebagai bentuk dukungan prediksi tersebut adalah tulisan yang dimiliki oleh Knowledge@Wharton dalam 2 tulisan dan Nouriel Roubini. Bahkan saya sudah sering berkelakar dengan teman-teman sesama mahasiswa sewaktu saya masih di Melbourne Business School, bahwa kalau cari kerja jangan ke amrik, karena amrik bakalan resesi. Teori yang dikemukan oleh dosen saya, Mark A Crosby, sungguh meyakinkan saya walaupun banyak mahasiswa gak percaya juga dengan si dosen. Singkatnya Crosby sangat prihatin atas kenaikan harga-harga rumah di Amrik dibarengi dengan kenaikan suku bunga The Fed waktu itu, dari sekitar 1% menjadi di atas 4%. kenaikan harga rumah yang fantastis memancing pemilik rumah untuk memperoleh tambahan pinjaman sehingga konsumsi meningkat tanpa dibarengi dengan peningkatan penghasilan yang berarti. Dengan kenaikan suku bunga yang terjadi maka pembayarannya akan menemui permasalahan besar. Hal ini disebut Crosby sebagai “bubble”.
BI, Turunin Suku Bunga 1% dong
Sebagaimana telah diumumkan oleh Badan Pusat Statistik bahwa inflasi untuk bulan Februari hanya sebesar 0,21%. Jadi, selama 2 bulan di tahun 2009 ini telah terjadi inflasi sebesar 0,14%. Sedangkan untuk 12 bulan penuh hingga Februari 2009, inflasi telah mencapai 8,6%.
Inflasi Februari 0,21%
Berdasarkan informasi yang disajikan oleh Detik.com, inflasi di bulan Februari sebesar 0,21%. Jauh berbeda dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya yang malah -0,07% atau terjadi deflasi. Beberapa faktor yang mendukung didapat dari nilai tukar Rupiah yang lumayan tinggi terhadap US$ selama bulan Februari. Hal ini mengakibatkan harga produk konsumsi masyarakat meningkat. Produk konsumsi ini meliputi bahan makanan, pakaian, kebutuhan perumahan lainnya seperti gas dan air.
Situs Pusat Informasi Reksadana Buat Siapa?
Pihak Bapepam-LK dan Self Regulatory Organisation sudah lama bekerja sama untuk membuat sistem informasi reksadana yang mumpuni bagi masyarakat. Setelah dilakukan pengerjaan yang cukup memakan waktu, akhirnya situs Pusat Informasi Reksadana diluncurkan juga. Namun sangat disayangkan apabila ternyata situs ini tidak berumur lama. Sejak akhir Oktober 2008, situs ini ditutup dengan alasan sedang dilakukan perbaikan. Namun tidak diketahui apabila penutupan situs ini atas seijin Ketua Bapepam-LK karena tidak terdapat pengumuman di situs Bapepam-LK terkait hal tersebut.




